Membuat Meja dari Kardus dan Botol Plastik Bekas

Cukup lama saya tidak menulis dan berbagi di blog ini, dikarenakan saya sudah tidak aktif lagi mengajar, saya akan banyak berbagi tentang membuat kriya atau sekedar cerita tentang masa kehamilan yang sedang saya nikmati.

Kali ini, saya ingin berbagi mengenai pembuatan meja dari kardus dan botol plastik bekas yang saya sudah mencoba membuat bersama suami.

Langkah pertama, siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan meja, seperti pada gambar di bawah ini :

  • kardus bekas
  • botol air minum plastik bekas
  • plastik bekas
  • selotip/doubletape
  • cutter/gunting
IMG_20170704_092628

alat dan bahan yang diperlukan

Setelah alat dan bahan lengkap, mulailah membuat bagian kaki-kaki meja. Continue reading

Advertisements

Dunia Fantasi dengan Sejuta Imajinasi (bagian 1)

Profesi sebagai guru pre-school, berinteraksi dengan anak-anak yang penuh imajinasi dan tak mudah diprediksi, bagi saya seperti hidup didunia fantasi. -fifin-

Sebut saja namanya ‘Mika’, anak perempuan cantik berusia 28 bulan dengan rambut hitam lebat dan ikal di bagian bawahnya, seperti Barbie. Suatu pagi, saya memperlihatkan mainan salon-salonan yang didalamnya berisi kaca, peralatan make-up, gunting, sisir, hair-dryer, lipstick, jepitan rambut, dan handphone (tentu saja semuanya terbuat dari bahan plastik mainan). Ia langsung menghampiri dan mengambil lipstick, ia berdiri menghadap kaca kemudian mengoleskan benda yang dipegangnya tersebut di bibirnya.

Setelah beberapa lama, ia kembali mengambil mainan lain, yaitu gunting dan hair-dryer sambil menghampiri saya, dan melakukan gerakan seolah-olah sedang menggunting rambut dan mengeringkan dengan mainan yang ia pegang.

♥ ♣ ♠ ♦

Sebut saja namanya ‘Gael’, seorang anak laki-laki imut berusia 31 bulan yang secara perawakan lebih kecil dari ‘Mika’. “Love-school” julukan yang cocok untuk dia, karena semangatnya datang ke sekolah, dan menolak saat saya, guru lain, bahkan orangtuanya mengajak pulang. Setiap pagi ia menunjukkan senyum lebarnya pada semua orang, dan tentu saja se-gunung pertanyaan telah ia siapkan untuk menikmati harinya, dan dia senang sekali membaca buku.

Continue reading