Membuat Meja dari Kardus dan Botol Plastik Bekas

Cukup lama saya tidak menulis dan berbagi di blog ini, dikarenakan saya sudah tidak aktif lagi mengajar, saya akan banyak berbagi tentang membuat kriya atau sekedar cerita tentang masa kehamilan yang sedang saya nikmati.

Kali ini, saya ingin berbagi mengenai pembuatan meja dari kardus dan botol plastik bekas yang saya sudah mencoba membuat bersama suami.

Langkah pertama, siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan meja, seperti pada gambar di bawah ini :

  • kardus bekas
  • botol air minum plastik bekas
  • plastik bekas
  • selotip/doubletape
  • cutter/gunting
IMG_20170704_092628

alat dan bahan yang diperlukan

Setelah alat dan bahan lengkap, mulailah membuat bagian kaki-kaki meja. Continue reading

FunEnglish : Mengasah Kemampuan Berkomunikasi dan Menulis Anak

Sore itu, hari sabtu, Rumah Belajar Samoja dipenuhi oleh anak-anak yang punya keinginan besar untuk belajar, disaat anak-anak sebayanya asik dengan dunia anak ABG seperti dalam sebuah nyanyian dari bang Djamal Mirdad, “malam minggu malam yang panjang, malam yang asik buat pacaran…”

Lalu apa yang menyebabkan mereka lebih memilih belajar daripada bermain dengan teman sebaya lainnya?! Disinilah poinnya mengapa Rumah Belajar Samoja diminati oleh anak-anak sekitar, karena kami menawarkan konsep “Bermain sambil belajar” dan “belajar dari lingkungan sekitarmu”.

Setiap hari sabtu jadwal belajar bahasa Inggris, dan sore itu kami belajar mengenai family. Jika kita berbicara tentang family, tentu otak kita langsung mengarahkan kita pada kata-kata father, mother, brother, sister, etc. Akan tetapi sebenarnya banyak hal yang dapat kita pelajari dari hanya sekedar menghafal bahasa Inggris dari anggota keluarga, namun kita juga dapat mengembangkan kemampuan menulis dan bercerita, serta mengasah kemampuan berkomunikasi anak.

Continue reading

FunMath : Mengukur Keliling Lingkaran

Matematika adalah pelajaran yang paling dibenci oleh sebagian besar pelajar. Selain memang mata pelajarannya yang tidak gampang, biasanya pengajar matematika terkenal dengan julukan “guru killer” (sampai saat ini saya tidak pernah mengerti apa alasannya) Saya pun pernah merasakan hal yang sama saat masih duduk di bangku sekolah, apalagi yang namanya rumus-rumus matematika, entah kenapa, rasanya otak saya menolak mentah-mentah semua hal tentang “matematika” (>,<) Tetapi terlepas dari hal itu, sebenarnya belajar matematika itu menyenangkan,  jika kita tahu caranya bagaimana membuat matematika itu sendiri menyenangkan. Salah satunya seperti yang saya dan kawan-kawan kembangkan di Rumah Belajar Samoja, kami mengolah matematika menjadi sesuatu yang fun, dengan konsep “bermain sambil belajar” dan “belajar dari lingkungan sekitarmu”. Suatu sore, Samoja diramaikan oleh aksi-aksi anak-anak usia SD yang sedang mengukur keliling dari bangun datar lingkaran. fasilitator membiarkan mereka mencari bangun yang berbentuk lingkaran untuk mereka hitung kelilingnya, dengan terlebih dulu diberi penjelasan singkat tentang bagaimana cara mengukur lingkaran dengan menggunakan bahan yang ada. Berbagai ide kreatif muncul dari pikiran polos anak-anak itu. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok, setiap kelompok hanya membawa tali rapia, dan tugas mereka adalah mengukur keliling dari benda-benda yang berbentuk lingkaran yang ada di lingkungan sekitar mereka. Continue reading