Surat Keputusan Tentang Penerapan Kurikulum 2013

Bahagia sekali pagi ini, buka mata, mandi, menyiapkan sarapan, sambil tetap googling di media sosial. Tanpa sengaja membaca postingan seorang teman, dengan judul menarik “surat resminya sudah keluar”, dan yang lebih menarik lagi surat itu dikeluarkan oleh Page-nya KemDikBud RI. Sontak saya langsung membuka link-nya, dan ternyata benar itu surat yang dikeluarkan oleh Bapak Menteri Pendidikan, Anies Baswedan perihal pelaksanaan Kurikulum 2013.

Surat Keputusan Pelaksanaan Kurikulum 2013 dapat dilihat di sini

Sebenarnya surat keputusan ini belum menjawab semua pertanyaan atau keluhan masyarakat secara keseluruhan, namun cukup memberikan jawaban yang tegas perihal ‘harus diapakan Kurikulum 2013 ini’. Kurikulum 2013 ternyata tidak sepenuhnya dihapuskan, di beberapa sekolah yang sudah menjalankannya masih tetap dipakai, dengan catatan sekolah tersebut akan menjadi percontohan dalam pengembangan Kurikulum 2013 tersebut.

Bagi sekolah yang baru satu semester menggunakan Kurikulum 2013, akan dihentikan dan dianjurkan kembali ke Kurikulum 2006.

Ada satu paragraph dari surat tersebut yang menarik perhatian saya,

Pada akhirnya kunci untuk pengembangan kualitas pendidikan adalah pada guru. Kita tidak boleh memandang bahwa pergantian kurikulum secara otomatis akan meningkatkan kualitas pendidikan. Bagaimanapun juga di tangan gurulah proses peningkatan itu bisa terjadi dan di tangan Kepala Sekolah yang baik dapat terjadi peningkatan kualitas ekosistem pendidikan di sekolah yang baik pula. Peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan akan makin digalakkan sembari kurikulum ini diperbaiki dan dikembangkan.

Ini intinya! Kurikulum seperti apa pun, akan menuntut seorang tenaga pendidik untuk bereksplorasi dengan materi yang ia ajarkan pada siswa. Jadi memang perlu menjadi perhatian penting tentang pengembangan tenaga profesional tenaga kependidikan kita.

Saya pribadi berharap, orang yang memang terjun di dunia pendidikan, adalah mereka yang memang INGIN bukan karena GA ADA PILIHAN LAIN. Karena itu akan mempengaruhi kinerjanya sebagai pekerjaan yang membutuhkan profesionalisme dan komitmen tinggi dalam rangka mewujudkan tujuan mulia UUD 1945, yaitu “Mencerdaskan kehidupan bangsa“.

Semoga saja dengan adanya surat keputusan ini, dan konsistensi dari Bapak Menteri dan dinas Pendidikan dapat membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Salam edukasi.

Advertisements