Melatih Kemampuan Berkomunikasi Pada Anak Pra-Sekolah

Komunikasi merupakan interaksi dua arah antara dua orang atau lebih. Komunikasi yang efektif dengan orang-orang disekitar akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak, adapun tujuan dari komunikasi pada anak usia pra-sekolah adalah untuk mengembangkan konsep diri, melatih ketrampilan kognitif, psikomotor dan sosial mereka. Proses komunikasi itu sendiri sebenarnya sudah dimulai pada saat anak lahir. Ada pun aspek yang mendukung kemampuan berkomunikasi pada anak ada tiga hal, yaitu bicara, mendengar, dan bahasanya. Kemampuan berkomunikasi anak akan berbeda antara satu dan lainnya, ada yang berkembang cepat ada pula yang bertahap atau bahkan terhambat. Sebagai orang tua, tentu ini menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, ketika muncul kekhawatiran apakah proses komunikasi anak sudah benar atau kurang, dan apakah kemajuannya normal atau terhambat. Untuk itulah mengapa stimulasi dari orang tua menjadi penting untuk mencapai perkembangan komunikasi yang optimal pada anak.

Milestones Perkembangan Bicara dan Mendengar

Komunikasi merupakan salah satu cara untuk mengemukakan ide, didalamnya ada proses menyampaikan (bicara) dan menerima (mendengar). Seperti dilansir dalam buku Childhood Speech, Language & Listening Problems oleh Patricia McAleer Hamaguchi dipaparkan mengenai Milestones perkembangan bicara dan mendengar berdasar usia pra-sekolah yang dapat dijadikan acuan orang tua;

Bayi hingga 6 bulan

  • Bereaksi terhadap suara yang muncul tiba-tiba dengan menangis atau menghentakkan tubuh
  • Bereaksi terhadap benda-benda yang dikenalnya
  • Mampu membedakan menangis karena sakit dengan menangis karena lapar
  • Melihat benda dengan seksama
  • Mulai mengoceh (baa-ba-BA-ba-ba!) dengan intonasi berbeda
  • Tertawa ketika senang
  • Mulai membalik kepala menuju sumber suara
  • Bereaksi ketika mendengar namanya dipanggil
  • Suara tangisannya atau ocehannya menjadi keras
  • Menunjukan ekspresi ketika melihat botol atau puting Ibunya

6 hingga 9 bulan

  • Mulai memahami kata sederhana (‘tidak’, ‘mama’, ‘papa’) dan melihat orang yang memanggil namanya
  • Mengoceh dengan irama
  • Mulai mengerti ekspresi wajah dan bereaksi terhadapnya
  • Menggerakkan anggota tubuh untuk berinteraksi (melambaikan tangan)
  • Mengeluarkan suara-suara lain saat mengoceh (da, ka, ba, ma, wa)

9 hingga 12 bulan

  • Mulai senang mengikuti kata sederhana dan ocehan
  • Mulai mengatakan “mama” atau “dada” yang memiliki arti
  • Mulai mengerti kata-kata yang menunjukkan benda
  • Mengoceh dengan suara lebih keras
  • Merespon musik
  • Memberikan atau menyimpan mainan atau benda-benda saat diminta
  • Mengikuti suara binatang yang umum dikenal
  • Menggerakkan anggota tubuh atau merengek saat meminta sesuatu
  • Melihat langsung pada sumber suara

12 hingga 18 bulan

  • Mengerti 50-75 kata
  • Menggunakan 3-20 kata yang sering didengarnya walaupun tidak terlalu jelas
  • Menunjukkan benda saat menyebutnya
  • Menunjukkan beberapa bagian tubuh seperti mata dan hidung
  • Mengikuti perintah sederhana
  • Menggunakan kata; ‘lagi’, ‘habis’, ‘jatuh’
  • Menirukan kata

18 bulan hingga 2 tahun

  • Memahami sekitar 300 kata
  • Menggunakan 50 kata yang dikenalnya, terutama kata benda
  • Berbicara dengan kata-kata sebenarnya
  • Keinginan untuk mendengarkan cerita yang sama berulang-ulang
  • Menggunakan intonasi tinggi ketika bertanya
  • Menggerakkan kepala untuk menjawab mau atau tidak
  • Mengikuti dua perintah sederhana
  • Mulai menggunakan kata kerja atau kata sifat
  • Menggabungkan dua kata menjadi satu kata bermakna (‘aku mau’, ‘tidak boleh’)
  • Mulai bertanya
  • Mengatakan apa yang sedang terjadi
  • Menyebutkan namanya ketika ditanya
  • Mau mengikuti lagu dan gerak
  • Berbicara dengan jeda disetiap kata

2 hingga 3 tahun

  • Mengerti sekitar 900 kata
  • Mampu menggunakan sekitar 500 kata
  • Pelafalan sudah lebih jelas
  • Saat berbicara dengan orang lain ada tatapan mata
  • Mengungkapkan kegembiraan atau kesedihan dengan kata-kata
  • Duduk dan mendengarkan cerita sekitar 10-20 menit
  • Mampu membedakan laki-laki dan perempuan
  • Mampu menjawab pertanyaan sederhana yang menggunakan kata Tanya ‘siapa?’, ‘apa?’, ‘kenapa?’
  • Mengerti posisi benda
  • Berbicara dengan dirinya sendiri saat bermain

Menstimulasi Anak untuk Berkomunikasi

Stimulasi dari orang tua sangat diperlukan untuk menggali kemampuan berkomunikasi pada anak, berikut beberapa tipsnya:

  1. Berbicaralah pada anak secara perlahan, supaya ia dapat mendengar kata/kalimat dengan baik
  2. Gunakan kata/kalimat yang sebenarnya (tidak baby talk)
  3. Konsisten berkomunikasi dalam satu bahasa saja (disarankan dengan bahasa Ibu)
  4. Beri anak anda kesempatan untuk mengungkapkan keinginannya
  5. Luangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak melalui kegiatan mendongeng atau membaca buku bersama
  6. Banyak mengulang kata ketika berbicara dengan anak
  7. Tataplah mata anak ketika berbicara dengannya, ia akan belajar banyak dari melihat ekspresi wajah
  8. Ajaklah anak bersosialisasi, dengan begitu ia akan belajar dari anak lain
  9. Gunakan alat bantu yang efektif (buku, flash card)
  10. Batasi anak menonton TV dan bermain gadget sendirian, karena itu merupakan media komunikasi satu arah

(tulisan ini diterbitkan sebagai Newsletter Kakak-kakak Term 2 2014-2015, terbit 5 Desember 2014) Sumber http://anakbersinar.com/news/detail/id/131/Melatih-Anak-Anak-Berkomunikasi-Dengan-Efektif.html http://dokita.co/blog/melatih-dan-merangsang-anak-berbicara/ http://mall-baby.com/news/175/Cara-Sederhana-Stimulasi-Anak-untuk-Bicara https://www.sahabatnestle.co.id/content/view/stimulasi-berbicara-dan-bahasa.html https://www.sahabatnestle.co.id/content/view/merangsang-kemampuan-bicara-bayi.html http://www.tribunnews.com/kesehatan/2014/05/21/cara-jitu-merangsang-anak-agar-cepat-bicara http://doktersehat.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-anak-terlambat-bicara/

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s