[Undangan Pelatihan] “Manajemen Kelas Untuk Lingkungan Belajar yang Positif”

PACKAGE CLASS NOVEMBER 2014

PACKAGE CLASS NOVEMBER 2014

LLE adalah sebuah lembaga pelatihan dan pengembangan yang merancang dan menyelenggarakan program-program belajar bagi tenaga pendidik dan kependidikan. Pada kesempatan ini mereka akan membuka suatu kelas pelatihan yang disebut dengan nama “Kelas Paket” yang bertujuan untuk memfokuskan pada satu bidang/subjek yang dipelajari secara mendalam.

Berikut ini adalah informasi terkait pelaksanaan kelas tersebut:

  • Judul Pelatihan

Manajemen Kelas Untuk Lingkungan Belajar yang Positif

  • Deskripsi Pelatihan

Pelatihan ini bertujuan membangun pemahaman pendidik akan pentingnya interaksi positif antar guru dan murid serta pentingnya pengelolaan lingkungan belajar demi kesuksesan berlangsungnya kegiatan belajar mengajar.

  • Materi pelatihan :
  1. Pengetahuan dan pendekatan tentang manajemen kelas.
  2. Refleksi dan telaah terhadap strategi manajemen kelas yang digunakan selama ini.
  3. Contoh penerapan strategi manajemen kelas dalam menghantarkan konten mata pelajaran.
  • Waktu pelatihan

Jumat, 28 November 2014 (Waktu: Pk. 16.00 WIB s/d 20.00 WIB) dan Sabtu, 29 November 2014 (Waktu: 08.00 – 16.00 WIB)

  • Tempat pelatihan

Gedung Serba Guna Sekolah Cikal, Jl. T.B. Simatupang Kav. 18, Jak-Sel

  • Peserta pelatihan

Tenaga Pendidik, Pimpinan Sekolah, dan Pemerhati Pendidikan

  • Biaya pelatihan

Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah)

Pendaftaran dibuka setiap hari kerja, Senin-Jumat (08.30-16.00 WIB) dengan mengisi formulir pendaftaran kelas paket dan mengirimkannya ke: info.lle@cikal.co.id. Pendaftaran akan ditutup pada Rabu, 26 November 2014. Untuk informasi lebih lanjut, bapak/ibu dapat menghubungi Ibu Acintya (0813 1169 8880) atau melalui akun twitter LLE.
sumber : LLE (Lifelong Learners School of Education)

“Out Of School Project” – Bonding Time Antara Orang Tua dan Anak

Bagi sebagian orang tua mungkin akan mengeluhkan dengan adanya ‘tugas rumah’ yang dibawa anaknya dari sekolah, namun perlu orang tua ketahui banyaknya manfaat yang akan anda rasakan melalui salah satunya “Out Of School Project” atau yang lebih dikenal sebagai “Home Project” tersebut.

Penelitian membuktikan bahwa keterlibatan dan peran aktif orang tua, keluarga dan sekolah yang berkesinambungan dapat meningkatkan kemampuan belajar dan perkembangan anak secara optimal (Eccles & Harold, 1993; Illinois State Board of Education, 1993).

Menurut Henderson and Berla (1994), prestasi anak di sekolah bukan ditentukan oleh pendapatan dan status sosial keluarganya, namun oleh bagaimana kemampuan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mampu mendorong anak untuk belajar, serta keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak di sekolah dan komunitas.

Berbicara soal peran orang tua dalam proses perkembangan dan keberhasilan anaknya, saya dapat membuktikan teori-teori yang sudah beberapa saya sebutkan diatas. Minggu ini, saya beberapa kali mendapat kesempatan menjadi moderator kelas Kakak-Kakak mempresentasikan “Home Project” mereka. Diluar dugaan, orang tua datang mengumpulkannya bukan hanya dalam bentuk poster, namun banyak yang membuat diorama. BRAVO!!

Continue reading

Melatih Kemampuan Berkomunikasi Pada Anak Pra-Sekolah

Komunikasi merupakan interaksi dua arah antara dua orang atau lebih. Komunikasi yang efektif dengan orang-orang disekitar akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak, adapun tujuan dari komunikasi pada anak usia pra-sekolah adalah untuk mengembangkan konsep diri, melatih ketrampilan kognitif, psikomotor dan sosial mereka. Proses komunikasi itu sendiri sebenarnya sudah dimulai pada saat anak lahir. Ada pun aspek yang mendukung kemampuan berkomunikasi pada anak ada tiga hal, yaitu bicara, mendengar, dan bahasanya. Kemampuan berkomunikasi anak akan berbeda antara satu dan lainnya, ada yang berkembang cepat ada pula yang bertahap atau bahkan terhambat. Sebagai orang tua, tentu ini menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, ketika muncul kekhawatiran apakah proses komunikasi anak sudah benar atau kurang, dan apakah kemajuannya normal atau terhambat. Untuk itulah mengapa stimulasi dari orang tua menjadi penting untuk mencapai perkembangan komunikasi yang optimal pada anak.

Milestones Perkembangan Bicara dan Mendengar

Komunikasi merupakan salah satu cara untuk mengemukakan ide, didalamnya ada proses menyampaikan (bicara) dan menerima (mendengar). Seperti dilansir dalam buku Childhood Speech, Language & Listening Problems oleh Patricia McAleer Hamaguchi dipaparkan mengenai Milestones perkembangan bicara dan mendengar berdasar usia pra-sekolah yang dapat dijadikan acuan orang tua; Continue reading

Si Kecil Pun Bisa Menjadi Duta Lingkungan Hidup

Siapa bilang anak usia 2 tahun belum bisa kita ajak berdiskusi tentang masalah lingkungan? Mereka bisa lho menjadi duta lingkungan hidup! Misalnya saja, anak sedang diperkenalkan pada tema habitat dan cara melestarikannya, Ayah Bunda tidak perlu memutar otak untuk mencari cara bagaimana menyampaikannya pada anak, mulailah selalu dari lingkungan yang terdekat dengan anak, yaitu rumah. Ayah Bunda bisa menjelaskan pada mereka pentingnya merawat tanaman, sebab akibat jika mereka tidak merawat tanaman. ajarkan mereka menyiram bunga, jelaskan pada mereka apa yang akan terjadi jika mereka tidak menyiram bunganya. Lebih luas lagi, Ayah Bunda juga dapat mengajarkan mereka cara merawat habitat yang lebih besar, misalnya hutan. Melalui gambar sederhana dan berbekal cerita menarik tentang pohon dan hewan-hewan di dalamnya, anak-anak akan antusias mendengarkan cerita kita, dan tanpa mereka sadari sudah membentuk kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

DSC00395

digambar oleh tante Ambar sebagai bahan pengajaran untuk assembly kelas Kakak-kakak

Dari gambar diatas, kira-kira apa yang bisa Ayah Bunda ceritakan pada anak? Jika sudah mencoba, yuk mulai mengambil tema yang lebih kompleks, latih anak untuk berfikir kritis. Selamat mencoba! -finfin-