Mempersiapkan Toilet Training Untuk Si Kecil

Toilet training” atau biasa disebut “Potty training” merupakan momok yang sedikit menakutkan terutama bagi Ibu muda, karena dalam fase ini akan terjadi perubahan psikologis dan emosi pada anak dan juga anda sebagai Ibunya.

Namun, anda tidak perlu panik, pasti bisa diatasi, hanya memang memerlukan konsistensi dan kesabaran yang cukup besar, dan waktu yang berbeda tergantung pada si anak. Berikut ini saya mencoba berbagi informasi dan tips seputar toilet training yang dihimpun dari berbagai sumber. Selamat membaca!

Hal-hal yang perlu diketahui:

  • Anak usia 12-18 bulan, biasanya sudah bisa merasakan perut dan atau kandung kemihnya penuh.
  • Pada usia 2,5 tahun anak sudah siap diajarkan toilet training.
  • Masa toilet training akan berbeda tergantung pada usia, gender serta kesiapan anak dan Ibu (anak kedua akan lebih mudah untuk potty training daripada anak pertama).

Kapan saat yang tepat untuk memulai toilet training?

  • Anak bisa merasakan saat popoknya kotor atau basah.
  • Anak bisa merasakan saat dirinya buang air kecil, dan akan mengatakannya pada anda.
  • Tenggang waktu anak untuk buang air kecil kesekian kalinya, biasanya terjadi dalam 1 jam.
  • Anak tahu saat dirinya ingin buang air kecil, dan mungkin dia akan mengatakan terlebih dahulu pada anda.

Bagaimana ciri anak yang siap untuk toilet training?

  • Dapat mengikuti instruksi sederhana
  • Dapat mengatakan keinginannya
  • Dapat berjalan dan duduk tegak
  • Dapat membuka-memakai celana sendiri
  • Dapat kering dalam 2-3 jam
  • Umumnya lebih mandiri dalam menyelesaikan tugas
  • Mempunyai ketertarikan saat orang lain pergi ke toilet

1

Hal apa yang perlu disiapkan untuk memulai toilet training?

  • Memakaikan pakaian yang mudah untuk dipakai dan dilepas
  • Perhatikan tanda-tanda kemungkinan anak ingin ke toilet; tidak bisa duduk tenang, memegang tangan di antara kedua kakinya, dan lain-lain
  • Memulai dengan mendudukan anak anda di potty sebentar kurang lebih 30 menit setiap selesai makan

2

Kebiasaan toilet training yang baik!

  • Mintalah anak untuk duduk nyaman di toilet, kedua kaki terpisah, condong ke depan dengan punggung lurus dapat membantu anak mengosongkan perut atau kandung kemihnya.
  • Membersihkan dari arah depan ke belakang, dengan posisi anak sedikit membungkuk. (apabila kotoran terkena lantai, jangan beri komentar cukup bersihkan saja di depan anak)
  • Bantu anak untuk mencuci tangannya, kemudia beri dia pujian atau penghargaan atas keinginan dan keberanian dia untuk buang air di toilet.

3

Beberapa tips yang bisa dilakukan Ibu saat toilet training:

  • Pakai cara yang seru, seperti bernyanyi tentang buang air di toilet, membaca buku bersama, memberi warna pada air di kloset, dan lain-lain
  • Atur jadwal, amati siklus pipis dan buang air besarnya.
  • Konsisten
  • Jangan lupa untuk memberi pujian dan penghargaan

Menyenangkan bukan? Siapkan diri anda…

-finfin-

Sumber:

http://raisingchildren.net.au/articles/toilet_training.html/
http://www.babycentre.co.uk/a548951/parents-top-potty-training-tips
http://duniasehat.net/2014/06/21/toilet-training-melatih-anak-bab-dan-bak-di-toilet/
http://www.mayoclinic.org/healthy-living/infant-and-toddler-health/in-depth/potty-training/art-20045230
http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/balita/Tips/6.trik.toilet.training/001/005/359/1/1
http://wolipop.detik.com/read/2012/08/13/183728/1990283/857/5-kesalahan-orangtua-saat-melatih-anak-toilet-training
http://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/toilet-training/Pages/default.aspx
http://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/toilet-training/Pages/Overcoming-Obstacles-While-Toilet-Training-an-Older-Child.aspx

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s